Daddy,thanks for being my hero,my finnancial support,and my strenght when i say give up
Seorang ayah...
Apa yang terlintas ketika mendengar kata itu?
Mungkin perjuangannya mencari nafkah dan kekuatan yang lebih dari seorang ibu.
Masih teringat masa kecil saya yang penuh perjuangan,papa bilang saya lahir prematur dan harus di inkubator selama 3 minggu,sementara ASI mama diberikan pada saya lewat selang.Masih belum berhenti sampai disitu,saya mengalami sedikit masalah pada cara berjalan dan kemampuan motorik halus saya lemah.
Saat kecil papa selalu ada di samping saya melatih cara berjalan saya yang kurang seimbang,melatih motorik halus saya dengan berbagai macam cara dengan sedemikian sabarnya nggak peduli saya menangis keras karena sakit yang luar biasa.
Papa juga yang selalu ada saat saya pertama kali mengenakan seragam sekolah dan mengantar saya ke sekolah,mengajari saya pelajaran matematika yang sulit saya tangkap sampai lulus SMA.Papa yang selalu bangga dengan nilai-nilai saya yang lumayan,Papa yang selalu menguatkan saya ketika saya merasa minder dengan keadaan saya,Papa yang selalu marah pada teman laki-laki yang hobi menjahili saya dan Papa yang bangga dengan saya ketika Hari pertama saya masuk kuliah di Fakultas Hukum mengikuti jejaknya.
Saya bertekad nggak akan kecewain papa karena papa membesarkan saya dengan penuh perjuangan,
Dear Daddy
Someday i'll make you proud
I promise

No comments:
Post a Comment